Hari Jumat nih. Kamu masih jomblo aja? Gue juga. Hahah. Eh, apa hubungannya hari Jumat dan jomblo ya? Bodo ah.
Karena bingung cari bahan untuk ditulis, akhirnya aku putuskan untuk menjabarkan tipe-tipe cowok yang sangat aku impikan. Ecchieee. Kurang ide banget. Nggak papalah. Dari pada aku bengong terus kesambet, mending ngomong sendiri di blog.
1. Sholeh
Fiuuhhh! Ini nih yang sampe sekarang belum pernah aku temukan seumur hidupku! Iya, serius.
![]() |
| Source : lucugambar.com |
Tapi, tapi… cowok yang baik tentunya ingin wanita yang baik juga dong, begitu juga sebaliknya. Sebagaimana dikatakan dalam Al-Qur'an surat An-Nur ayat 26 :
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)."
So, kalo kamu ngarepin dipilih oleh pria sholeh, perbaiki diri dari sekarang! Belum terlambat! Hihihi, semangatttt!!! ^_^
2. Genius bin smart bin cool
Nah, yang satu ini juga tipe-tipe cowok langka di jaman ini, Gals! Walaupun langka, tapi aku sudah
![]() |
| Source : www.cosplayfu.com |
Cowok punya otak brilian itu penting lo, Gals! Jangankan cewek-cewek, Allah saja meninggikan derajat orang-orang berilmu, coba lihat ayat ini :
"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat."
(QS. Al-Mujadilah: 11)
(QS. Al-Mujadilah: 11)
Dulu, waktu masih cupu banget jaman SMP, aku sempet masuk kelas unggulan yang isinya sebagian besar adalah cewek, Gals! Mau tau di kelasku ada berapa cowok? Cuma delapan orang! Terbukti kan, cowok genius itu makhluk langka, Gals! Tanpa daya upaya, aku jatuh cinta deh sama salah satu dari ke delapan pria cool itu. Iya, gaya mereka emang cool selangit. Apalagi kalo udah disuruh guru ngerjain soal-soal rumit di depan kelas, kerennya bikin mau mati! Ahahaha.
Saat kuliah, peristiwa yang sama terulang kembali, aku jatuh cinta sama adik kelasku sendiri yang super genius. Secara, Gals, di jurusan aku, sastra Inggris, rata-rata cowok pada asik menjalani kehidupan “sastra”-nya, ahahah, nggak ada yang bener-bener konsentrasi penuh menjalani kuliah dan dapet nilai oke. Aku ketemu junior genius ini di salah satu mata kuliah yang kuulang. Nah, pas mau ujian semester, anak-anak di kelas ini harus ngikutin tes TOEFL sebagai materi ujian. Gila yah, tes TOEFL gitu loh, dan skor yang distandarkan untuk anak-anak English Literature nggak main-main, Gals! Terus, nilaiku gimana akhirnya? Hihi, pokoknya nilaiku selamat melewati standar deh. Tau, si junior genius dapet berapa? Nilai dia delapan angka lebih tinggi dari gueeehh!!! Aku fikir, sialan banget anak ini! Berani banget sama seniornya! Di situ deehhh mulai jatuh cintanya, ihiiirrr… Tenang, tenang, tapi aku nggak pacaran. Secara, cewek culun kayak aku, siapa sih yang mau? Hiks. Jadi, berkali-kali jatuh cinta sama cowok genius. Aku cuma bisa diam dan menuliskan berjuta puisi galau tentang mereka, ehehe….
3. Lucu dan penuh semangat
Kalo tipe yang satu ini, ada banyak banget! Cewek adalah manusia yang paling rajin galau, terutama
![]() |
| Source : fanpop.com |
Apa aku punya pengalaman dengan cowok macam ini? Ya!
Saat duduk di bangku SMK, aku jatuh cinta sama cowok populer di sekolah. Biasalah, standar-nya cewek puber, selalunya suka sama cowok kece, jago basket, terkenal di kalangan cewek, supel dan kocak. Udah, gitu aja. Aku suka dia dari kelas satu SMK, tapi seperti biasa, mentok cuma berani nonton dia kalo pas ada pertandingan basket di sekolah. Sepanjang tahun aku cuma bisa diem dan ngelihatin dia dari jarak aman, lucu ya, kayak mata-mata CIA gitu deh gerak-gerikku… Yang nggak aku sangka adalah, ternyata dia juga suka sama aku. Akhirnya kami jadian di kelas tiga. Ya, ini dia pengalaman pertama pacaran yang aku punya. Setahun pulang pergi sekolah bareng, banyak tertawa dan bercanda dengannya, aku bahagia. Sesenang-senangnya orang pacaran, akhirnya nangis juga, gitu kata pepatah dari Bapakku. Akhirnya kami putus, gara-gara aku bete banget karena dia orang yang lalai mengingat Allah. Iya, aku paling nggak tahannn sama cowok yang dengan mudah melupakan kewajibannya sama Tuhan-nya! Ini pertama dan terakhir kalinya aku pacaran, pacar berikutnya harus suami!
Sialnya, pacar pertama ini ternyata meninggalkan banyak bekas luka, eeaaaa :D Iya, dan pengalaman pacaran yang pertama ini membuat aku menyesal dan berdosa setengah mati udah pernah memutuskan untuk pacaran! Kalau ada hal yang paling pengen aku hapus dari cerita hidupku, hal itu adalah bagian di saat aku pacaran! Saking galaunya, sejak putus dari dia, aku merana dalam waktu lama dan sama sekali kehilangan semangat mengejar mimpi. Lebay ya, tapi fakta!
Apakah kisah cintaku berakhir disana?
Ternyata tidak! Belum lama ini aku berfikir, aku telah jatuh cinta sama seorang cowok. Ciiieee, siapakah orang paling sial tersebut? Dialah sosok dengan stok semangat full dan gila-gilaan! Aku terpesona dengan sifat ambisiusnya. Saking jatuh cintanya, aku sampe mikir, aku mungkin ingin memilikinya, bukan untuk dipacarin loh ya, tapi untuk dinikahi! Iya, serius! Tanpa mikir, aku pun langsung bilang aja sama orangnya. To the point aja, gila kan?! Tapi ini lebih baik dari pada ngajak pacaran. Secara, aku bukan orang yang punya waktu buat hubungan-hubungan nggak pasti, apapun jenisnya. Khadijah saja, mengungkapkan isi hatinya terlebih dahulu kepada Nabi Muhammad. Ini kata Khadijah :
"Aku menyukaimu karena kebaikanmu,
karena kejujuranmu,
karena keindahan pribadimu,
dan karena kebenaran kata-katamu…"
Manis sekali yaaa kata-kata Khadijah, hiks....
Jadi, walau cewek, nggak ada salahnya lo kita duluan yang mengungkapkan perasaan. Tau apa yang terjadi setelah aku mengutarakan perasaanku pada cowok itu? Aku langsung malu bin menyesaaalll! Iya, nyesel banget karena aku sudah ceroboh, mengatakan hal seserius itu tanpa mikir! Saat kepalaku udah dingin dan aku waras kembali, aku jadi sadar, aku nggak ingin memilikinyaaaa! Hyaaa! Nyesel banget. Sumpah. Kenapa tiba-tiba nggak ingin? Oke, jawabannya adalah, karena berumah tangga nggak cukup didasari dengan rasa jatuh cinta. Ternyata banyak hal-hal lain tentang dia yang belum aku pertimbangkan. Untunglah, dia adalah teman yang baik, jadi setelah aku minta maaf berulang-ulang padanya, akhirnya sekarang aku bisa hidup tenang. Yah, walau kadang-kadang masih menyesali kebodohan. Eh, sebenernya dia nggak baik-baik amat sih. Berhubung menyebar aib itu dosa, jadi nggak perlu lah ya disampaikan. Selain dosa, bisa-bisa aku juga diputuskan dari hubungan pertemanan dengannya. Haha. Dampak positifnya adalah, kegalauanku gara-gara pacar pertama dulu jadi hilang nggak berbekas, dan sekarang aku sedang semangat-semangatnya mengejar mimpi. Hihi, dia banyak mengingatkanku tentang diriku yang dulu, saat aku punya seribu ambisi, kayak orang yang nggak bisa berhenti bermimpi. Ini namanya ketularan semangat. Ajaib ya! ^_^
Nahhh, itu dia tipe-tipe cowok idaman versiku. Bagaimana denganmu? Apa kita punya selera yang sama? Kalau sekarang sih aku berharap menemukan yang 3in1. Haha. Iya, tiga tipe di atas, dalam satu raga. Ahahaha. Kalo kamu punya kakak cowok tipe 3in1, silahkan langsung daftarkan ke aku, atau sekalian ke Bapakku aja! Cus! Hahay. Ampuni ke-error-an saya yah, Readers!
Sesempurna apapun pria yang kita harapkan, jangan terlalu tinggi dalam berekspektasi ya, Gals! Inget-inget, manusia nggak ada yang sempurna. Kriteria utama dalam memilih pasangan hidup, jelaslah orang yang mampu menuntun kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Nggak mau dong seneng-seneng di dunia aja. Ya kan? Fine, tentukan pilihanmu dari sekarang, Gals!



Wah ada Keima di sana...
BalasHapusem...saya nggak masuk kategori kayaknya.
hahahaha
Yang sholeh adalah yang utama yya sist.
Haha, iya, Keima salah satu tipe idamanku :D
HapusYa udah, buruan penuhi syarat-syaratnya :D