![]() |
| NANAMI TAKAHASHI Cewek cengeng yang selalu berusaha tersenyum, karakter favorit saya di manga berjudul "Here We Are". |
Apa senyum selalu tanda dari kebahagiaan seseorang?
Aku sendiri, pernah mengalami saat-saat ketika nggak satu hal pun bisa bikin aku tersenyum. Saat itu, aku merasa benar-benar dunia ini telah memukulku jatuh ke tempat paling bawah, ke rasa sakit yang paling parah, sampai aku yakin aku nggak akan pernah bisa berdiri lagi.
Jatuh itu jelas nggak enak. Rasanya. . . putus asa, perih, nyesek pokoknya :D Sayang sekali, aku bukan orang yang akan menyerah ketika dipukul sampai sekarat. Bisa jadi rasa sakit itu membuatku menangis sepanjang hari, tapi itu bukan tangis kelemahan.
Nggg. . . .kita sebut apa ya? Oke, kita namai saja itu benteng atau pertahanan diri. Iya, kayak di konsepnya ilmu psikologi kan : “release the tense” yang artinya melepaskan tekanan. Hati itu sesungguhnya kuat. Segala macam rasa sakit dapat diserap di sana. Ketika kekuatan itu telah merangkul begitu banyak luka (tsaahh), akhirnya segala tekanan harus dilepaskan. Ibarat rumah penuh debu, semua pada akhirnya harus disapu! Dengan cara apa? Ya, menangis. Setelah semua tekanan itu dilepaskan dengan tangisan, kekuatan yang baru pasti muncul. Loh, kayak pendekar habis nyari wangsit yah! :D Iyah, memang begitu rumusnya. Karena air mata mampu membuang hormon stres yang ada di dalam tubuh, namanya endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. Maka setelah menangis, pasti ada rasa lega yang muncul. Jadi, kalo ada temen nangis deket kamu, jangan disuruh diem, biarin aja dia nangis sampe puas, kalo perlu meraung-raung sekalian! :D
Back to the main topic. Jadi bahagia itu apa sih?
Kalau menurut aku sendiri, bahagia itu adalah saat kita merasa cukup dengan apa yang kita miliki. Wah, nggak manusiawi banget yah! Manusia kan selalu merasa kurang dan kurang dan kurang.
Merasa cukup memang sulit, apalagi saat kita sedang ditonjok jatuh oleh kenyataan (eeaaa). Misal nih ya, tiba-tiba ditinggal selingkuh sama pacar, atau tiba-tiba orang yang kita sayangi meninggal dunia, atau. . . .tiba-tiba pengen bangetttt beli buku langka yang udah diburu bertahun-tahun, ketika ketemu, malah nggak ada duit, gimana bisa merasa cukup dalam keadaan begini? Sulittt!
Nah, di situlah tantangannya! Tutor ngaji saya selalu mengajarkan, “kesabaran itu adalah ketika kamu berusaha berdiri di saat jatuh, kalo setelah itu, namanya bukan sabar lagi,” begitu katanya. Iya, jadi sabar itu adalah ketika kita berjuang keras menahan rasa sakit, berupaya menyembuhkan diri sendiri. Terus, bahagianya kapan dong? Bahagianya adalah saat kita menang, melangkah dengan hati yang sehat! Kalo hati udah sehat, dijamin deh, setiap hal-hal kecil sekalipun akan bisa membuat kamu tersenyum dan bersyukur.
Gimana kalo lihat mantan kamu punya pacar baru yang jauh lebih keren dari kamu? Huh, mantan kamu cuma lagi nambahin tabungan dosa doang! Pacaran itu kan nggak boleh! Udah biarkanlah dia bahagia bersama kekasih barunya.
Al Hasan Al Bashri mengatakan,
إذا رأيت الرجل ينافسك في الدنيا فنافسه في الآخرة
“Apabila engkau melihat seseorang mengunggulimu dalam masalah dunia, maka unggulilah dia dalam masalah akhirat.”
| Postcard dari temen di Hong Kong dan Russia! Jelas favoritku yang sweet! :D |
Saat hati kita ikhlas menerima segala sesuatu, niatkan saja, “aku terima ini, agar Allah ridha”. Ketika kita ikhlas semata untuk menjalani skenario Allah, pasti hati merasa cukup dan nggak ada tuh yang namanya sedih berlarut-larut sampe mau gantung diri ;-)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
“Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Jadi, kesimpulannya, bahagia itu adalah ketika hati merasa cukup, gitu gals! Kayak aku nih, cuma nerima dua postcard dari temen aja girang banget. Bahagia, padahal ini kan hal yang sepele sekali ya. Kalo dipikir, berapa sih harga postcard plus prangkonya? Nggak lebih dari sepuluh ribu! Apalagi kalo kamu para postcrosser jajan postcard di Little Cherry, dijamin dapet postcard unyu dan harga terjangkau. Klik logo cherry di samping dan kamu bisa langsung mengunjungi Little Cherry! Ahahaha, modus sedikit boleh dong :D
Nah, mulailah merasa cukup dengan apapun yang kamu miliki. Life is beautiful! ^_^

baca postingannya kok,saya malah nanya pada diri sendiri."kapan terakhir kali aku nangis" hehe apa aku bahagia ya makanya jarang nangis :D
BalasHapusHaha, bisa jadi, Kak! :D Selamat ya, kalo perlu ya jangan pernah menangis :D
Hapus